Cute Green Flying Butterfly
RSS

Selasa, 15 Mei 2012

Daur Ulang Sampah Menjadi Bingkai Foto



Daur ulang mempunyai pengertian sebagai proses menjadikan bahan bekas atau sampah menjadi menjadi bahan baru yang dapat digunakan kembali. Dengan proses daur ulang, sampah dapat menjadi sesuatu yang berguna sehingga bermanfaat untuk mengurangi penggunaan bahan baku yang baru. Manfaat lainnya adalah menghemat energi, mengurangi polusi, mengurangi kerusakan lahan dan emisi gas rumah kaca dari pada pada proses pembuat barang baru.
Daur ulang yang merupakan bagian ketiga adalam proses hierarki sampah 3R (Reuse, Reduce, and Recycle) dan dapat dilakukan pada sampah kaca, plastik, kertas, logam, tekstil, maupun barang elektronik.
Daur ulang adalah sesuatu yang luar biasa yang bisa didapatkan dari sampah. Sebagai contoh, proses daur ulang alumunium diyakini mampu menghemat energi hingga 95 persen dan mengurangi polusi udara hingga lebih dari 90 persen dibandingkan proses pembuatan alumunium dari bahan mentah (bijih tambang).
Proses atau Tahapan Daur Ulang. Berikut ini merupakan tahap-tahap dari kegiatan daur ulang yang dapat sobat lakukan:
  • Mengumpulkan; yakni mencari barang-barang yang telah di buang seperti kertas, botol air mineral, dus susu, kaleng dan lain-lainya.
  • Memilah; yakni mengelompokkan sampah yang telah dikumpulkan berdasarkan jenisnya, seperti kaca, kertas, dan plastik.
  • Menggunakan Kembali; Setelah dipilah, carilah barang yang masih bisa digunakan kembali secara langsung. Bersihkan terlebih dahulu sebelum digunakan.
  • Mengirim; Kirim sampah yang telah dipilah ke tempat daur ulang sampah, atau menunggu pengumpul barang bekas keliling yang akan dengan senang hati membeli barang tersebut.
  • Lakukan Daur Ulang Sendiri; Jika mempunyai waktu dan ketrampilan kenapa tidak melakukan proses daur ulang sendiri. Dengan kreatifitas berbagai sampah yang telah terkumpul dan dipilah dapat disulap menjadi barang-barang baru yang bermanfaat.

Bingkai Foto
Daun – daun yang sudah berjatuhan dapat kita gunakan sebagai bingkai foto. Hal ini menjelaskan bahwa daun yang berjatuhan saja. Jangan mengambil daun yang masih segar atau masih hidup ! Hal ini disebabkan kita menggunakan teknologi daur ulang. Kita harus merawat tumbuhan di sekitar kita. Daun – daun yang sudah berjatuhan harus diselipkan di tengah – tengah buku yang tebal, seperti Kamus Besar Bahasa Indonesia. Hal ini dilakukan agar memastikan daun tersebut benar – benar kering. Lakukan ini selama 12 jam saja. Setelah itu, kita menggunakan kardus bekas yang membentuk bingkai foto dan kita tempelkan daun – daun kering tersebut. 

Seperti yang sudah dijelaskan, aktivitas ini bertujuan untuk mengurangi banyaknya sampah yang berada. Sebagai sekolah adiwiyata, kami akan selalu mengurangi produksi sampah yang berlebihan. Pengurangan akan terus kami lakukan demi terciptanya lingkungan hidup yang bersih dan nyaman. Segala sesuatu akan kami lakukan demi terciptanya proses belajar dan mengajar yang bebas dari sampah.




0 komentar:

Poskan Komentar